Headlines News :
Home » » Perempuan Dewasa Dilarang Menari

Perempuan Dewasa Dilarang Menari

Written By Mustafa Kamal on Rabu, 22 Mei 2013 | 02.52

ACEH UTARA: Bupati Muhammad Thaib melarang perempuan dewasa menari saat menyambut tamu di Aceh Utara. Pelarangan ini menurutnya karena tidak sesuai dengan nilai syariat islam. Disampaikan pada sambutan perlombaan gampong di Uteun Geulinggang, Kecamatan Dewantara, Selasa (21/5).


“Para wartawan perlu mencatat, menyambut tamu dengan adat budaya Aceh saya sangat senang. Namun, pelestarian budaya jangan sampai merusak nilai-nilai syariat Islam, seperti tarian dilakukan oleh perempuan dewasa. Alhamdulillah, di sini (Uteun Geulinggang-red) tidak demikian, tarian masih dilakukan oleh anak-anak yang belum baliq,” tegas bupati.

Dikatakan pelarangan ini sesuai dengan semangat pelaksanaan syariat Islam yang didambakan masyarakat Aceh Utara. Karena apapaun persoalan pelanggaran syariat, katanya jangan sampai dia menjadi pemimpin zalim. Hal itu perlu dilarang bila bertentangan dengan syariat seperti amanah para ulama.

Pelarangan menari bagi perempuan dewasa merupakan salah satu upaya melakukan penguatan syariat Islam di Aceh Utara, di samping kegiatan lainnya seperti pembekalan pelaksanaan pengurusan jenazah bagi masyarakat, pengajian kitab kuning, dan pengajian rutin pada masing-masing gampong. Untuk guru pengajian ini akan diperjuangkan jerih payahnya.

Bupati juga mengintruksikan seluruh camat agar membacakan selawat badar ketika menyambut kedatangan pejabat atau ada even-even penting. Begitu juga, tarian agar diisi oleh anak-anak yang belum akil baliq. “Nantinya saya akan meminta laporan dari para camat tentang kegiatan keagamaan di gampong-gampong,” ujarnya. (mk)
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Resyi | Mas Template
Copyright © 2011. kanapress - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger